Menukar Uang Koin di Bank Indonesia

Koin Rp 500 dan Rp 1000

Menukar Uang Koin di Bank Indonesia - Tak terasa sudah dua tahun lebih saya menulis Mengumpulkan Receh Dalam Botol Bekas dan entah sudah berapa lama saya mencoba mengumpulkan koin demi koin di dalam botol bekas. Ternyata botol yang saya siapkan tidak kunjung penuh sampai hari ini. Saya coba rajin dengan terus menyisihkan setiap uang kembalian dari mana pun.

Hal ini berawal dari kecintaan saya kepada koin Rp 500 keluaran tahun 1990 - 1992 dan koin Rp 1.000 bergambar kelapa sawit. Dua uang koin tersebut saya kumpulkan (koleksi) di dalam sebuah botol bekas. Namun karena terlihat sedikit, saya pun memiliki ide agar terus memasukkan koin pecahan berapapun kedalam botol tersebut.

Sudah lebih dari dua tahun namun botol belum juga penuh, bahkan separuh botol belum genap terisi. Obsesi saya untuk memenuhi botol tersebut dengan uang koin sebelum menikah semakin membesar. Hingga akhirnya terpikirlah sebuah ide curang.

Koin Rp 100

Ide curang tersebut adalah dengan sengaja menukar uang koin di Bank Indonesia. Pecahan paling kecil dan paling murah (dalam sekotak) adalah pecahan Rp 100. Seperti menukarkan uang kertas, BI mewajibkan penukar menukarkan satu ikat uang kertas berisi seratus lembar. Misal ingin menukar uang kertas pecahan Rp 1.000 maka harus menyediakan uang seratus ribu rupiah dan jika ingin menukar uang kertas pecahan Rp 10.000 maka harus menyediakan uang sebesar satu juta rupiah.

Peraturan ini juga berlaku jika penukar ingin menukarkan uang koin. Bedanya jika ingin menukarkan pecahan uang kertas maka harus menukar satu ikat yang berisi seratus lembar uang, sedangkan jika ingin menukar pecahan uang koin maka harus menukar satu kotak yang berisi seribu keping koin.

Misal ingin menukar uang koin Rp 100 maka harus membawa uang sebesar seratus ribu rupiah. Jika ingin menukar uang koin Rp 200 maka harus membawa uang sebesar dua ratus ribu rupiah. Jika ingin menukar uang koin Rp 500 maka harus membawa uang sebesar lima ratus ribu rupiah. Dan jika ingin menukar uang Rp 1.000 rupiah di Bank Indonesia maka harus membawa uang sebesar satu juta rupiah.

Seribu keping uang koin tersebut dikemas dalam sebuah kotak kardus. Dimana setial 25 keping uang koin dikemas menjadi satu tumpuk dengan kertas berlabel Bank Indonesia. Jadi dalam kotak tersebut terdapat 40 kemasan uang koin.

Dengan niatan ingin memenuhi botol tersebut, saya menukar satu kotak koin Rp 100 di Bank Indonesia. Hasilnya saya malah dikira akan segera menikah dan diasumsikan uang koin tersebut akan digunakan untuk mahar cantik.




9 Responses to "Menukar Uang Koin di Bank Indonesia"

  1. Wahahahahh ide "cheat" alis kode curang juga hihihii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, kalo gak gitu celengan koinnya gak penuh-penuh hehehe...

      Hapus
  2. hehe.. jadi dikira mau nikah.. baru tahu ternyata bisa nukerin koin ke bank..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu dia, adat dari mana sih itu kalau nikah harus tuker uang koin banyak hahahha...

      Hapus
  3. Cara nukernya gimana, gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Langsung aja datang ke Bank Indonesia gan buat tuker uangnya

      Hapus
  4. Kalau kebalikannya bisa gak? Nuker uang koin jadi uang kertas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebalikannya juga bisa kok, kalau kebalikannya bisa juga di Bank biasa...

      Hapus
  5. mas, saya nuker di BI kok katanya gak nerima ya, di suruh ke bank umum..
    nuker di bank umum malah dapet yang jelek-jelek.. padahal mo buat mahar..

    BalasHapus