Sebuah Pembelaan Untuk Masa Lalu: Jangan Seperti Squidward

Spongebob SquarePants
Plankton, Mr Krab, Sandy, Spongebob, Squidward, Patrick, Garry
Hampir semua orang tau Spongebob SquarePants dan segala kekonyolannya, meskipun tak jarang pula kekonyolan itu sangat dipaksakan. SpongeBob SquarePants adalah sebuah serial film animasi dari Nickelodeon yang mulai rilis pada tahun 1999 di Amerika Serikat. Serial animasi ini diciptakan oleh Stephen Hillenburg, seorang animator dan ahli biologi laut, dan diterbitkan oleh perusahaan beliau, United Plankton Pictures Inc.


Meskipun nggak terlalu suka sama serial animasi yang satu ini, tapi hampir setiap pagi aku melihatnya. Perkaranya simple, setelah bangun pagi dan melakukan aktifitas wajib dikamar mandi, pasti menyalakan TV dan melihat berita di Metro TV. Setelah bosan dengan berita (acara Metro TV diatas jam 06.30 sampai 08.00 sangat membosankan) akhirnya pindah-pindah chanel cari berita yang lain. Gak jarang berita di TV One nggak berbeda sama Metro, jadi harus cari chanel lain. Tapi jam segitu chanel-chanel lain sedang menayangkan gosip-gosip gak penting yang gak jelas. Pilihan terakhir ya Spongebob SquarePants di Global TV.

Spongebob SquarePants
Setiap Karakter Utama Mencerminkan Salah Satu Dari Tujuh Dosa Mematikan
(7 Deadly Sins)
Ada 7 karakter utama dalam serial kartun ini (yang sering muncul selain Spongebob), SpongeBob SquarePants, Patrick Star, Squidward Tentacles, Eugene H. Krabs (Mr. Krabs), Sandy Cheeks, Sheldon J. Plankton, dan Gary si Siput. Yang semuanya memiliki watak yang unik dan aneh. Tapi setelah membaca tulisan dari +Afghan Elbanna dalam blognya, banbanpret.com yang merujuk dari sebuah thread di Kaskus. Ada beberapa teori gila tentang serial kartun yang satu ini. Yang paling menarik adalah teori bahwa setiap karakter utama serial kartun Spongebob SquarePants mencerminkan salah satu dari tujuh dosa mematikan (7 Deadly Sins). Apa saja tujuh dosa tersebut?

  1. Lust (Nafsu)
    Sifat ini mewakili sifat Sponge Bob yang merupakan tokoh utama dalam kartun ini yang berbentuk spon berwarna kuning. Kenapa Sponge Bob mewakili sifat ini? Nafsu adalah sebuah kekuatan emosional yang langsung berkaitan dengan pemikiran atau fantasi tentang hasrat seseorang. Seperti yang kita tau, Spongebob menunjukkan cintanya ke orang lain dengan semangat untuk berbuat baik dan membantu orang serta selalu nafsu pada setiap pekerjaannya. Dan cintanya ini terkadang terlalu berlebihan.
  2. Sloth (Kemalasan)
    Sifat ini mewakili sifat Patrick yang merupakan teman akrab Spongebob yang berbentuk bintang laut. Kita semua tau bahwa Patrick sangat bodoh dan malas.
  3. Wrath (Amarah)
    Sifat ini mewakili sifat Squidward yang merupakan teman Spongebob yang berbentuk gurita. Meskipun bertetangga, tapi Squidward benci pada Spongebob dan Patrick yang suka mengganggunya, tak jarang kita melihatnya mengeluarkan amarah pada mereka.
  4. Greed (Keserakahan)
    Sifat ini mewakili sifat Mr. Krabs yang merupakan pemilik Krusty Krab. Mr. Krabs sangat serakah kalau masalah uang, selain itu dia juga sangat kikir.
  5. Envy (Iri hati)
    Sifat ini mewakili sifat Plankton, musuh sekaligus sahabat lama dari Mr. Krab. Plankton selalu iri melihat kesuksean sahabat lamanya ini.
  6. Gluttony (Kerakusan)
    Sifat ini mewakili sifat Gary yang merupakan hewan peliharaan Spongebob yang perwatakannya menyerupai kucing padahal dia seekor siput dan tentunya dia sangat rakus.
  7. Pride (Kebanggaan)
    Sifat ini mewakili sifat Sandy yang merupakan teman baik Spongebob yang berbentuk tupai yang menggunakan baju selam. Sandy selalu bangga akan dirinya, selalu bangga bahwa dia berasal dari Texas, dan kebanggaan ini terkadang berlebihan.
Just One Bit
Squidward dan Krabby Patty
Banyak teori dan fakta dari serial kartun ini yang tak pernah aku cari sebelum membaca tulisan di banbanpret ini. Aku suka mencari fakta-fakta, tapi ini masalah hiburan, masalah kecil yang aku malas untuk memikirkannya dengan berat. Tapi aku jadi memiliki pemikiran lain, "Bagaimana jika sebuah hiburan memiliki fakta buruk dan mempengaruhi alam bawah sadar kita?". Sudahlah kita coba berpikir positif dulu saja tentang teori 7 Deadly Sins ini. Jika memang benar si kreator, Stephen Hillenburg, dengan sengaja menyisipkan sifat-sifat tersebut, mungkin beliau ingin menyampaikan agar penonton tidak memiliki sifat seperti ketujuh karakter utama tersebut. Bisa jadi kan?

Terlepas dari fakta-fakta dan teori dari serial kartun Spongebob SquarePants, aku mau kembali fokus pada judul, Sebuah Pembelaan Untuk Masa Lalu: Jangan Seperti Squidward. Ada banyak inspirasi dari serial kartun ini. Inspirasi yang paling suka adalah karakter yang berbentuk seperti gurita, siapa lagi kalau bukan Squidward Tentacles. Seperti yang kita tau dan yang sudah aku tulis diatas, Squidward sangat benci pada Spongebob dan Patrick yang suka mengganggunya. Dia yang merupakan kasir di Krusty Krab yang pemalas mempunyai seorang saingan yang juga seekor gurita bernama Squilliam Fancyson yang kaya raya. Lalu apa inspirasi yang bisa diambil dari sebuah karakter yang buruk ini? Dalam beberapa episode menunjukkan bahwa Squidward yang diceritakan berumur jauh lebih tua dari Spongebob dan Patrick, selalu mencela hal konyol dan gila yang dilakukan oleh Spongebob dan Patrick. Tapi setelah dia mencoba dan terasa mengasikkan, dia melakukannya secara berlebih, terlalu over, seakan dia tak pernah melakukannya diwaktu muda dulu. Seperti misal pada episode Just One Bite, Snow Ball Effect, dan Squidville.

Pada episode Just One Bite diceritakan bahwa Squid tidak suka makan Krabby Patty dan tak mau memakannya karena dia menganggap itu makanan yang tidak sehat dan tidak enak. Tapi setelah dia mencoba satu gigitan, dia memakan Krabby Patty secara berlebih sampai dia meledak.

Pada episode Snow Ball Effecet diceritakan sedang turun salju di Bikini Bottom dan seluruh kota diselimuti salju. Itulah saat untuk Spongebob dan Pattrick untuk bermain lempar bola salju. Squidward yang merasa terganggu atas kegiatan dua orang sahabat ini, mencela kegiatan mereka. Tapi lama-kelamaan dia malah terlarut dalam permainan ini. Akhirnya dia malah membuat benteng salju secara berlebihan.

Pada episode Squidville, kali ini Spongebob dan Patrick melakukan kejailannya dengan sebuah alat semacam penyedot debu. Mereka pun saling menjahili awalnya, tapi mereka mencoba menjahili rumah Squidward. Squid pun marah, dan mengolok-olok kedua sabahat yang itu telah memainkan sebuah alat yang mirip dengan hair dryer itu. Squid meminta rumahnya dikembalikan, tapi yang terjadi rumahnya malah hancur. Dengan kejadian ini dia memilih untuk pindah kesebuah kompleks perumahan yang dihuni oleh para gurita yang bernama Squidville. Di Squidville hanya terdapat hamparan ruma berbentuk patung kepala Pulau Ester. Squid lama-lama bosan dengan kegiatan yang monoton di komplek perumahan tersebut. Diapun menemukan penyedot debu yang pernah dimainkan oleh Spongebob dan Patrick. Dia mencoba menainkannya dan ternyata dia malah keasyikan. Dia pun akhirnya malah bertingkah seperti Spongebob dan Patrick dengan menjahili warga Squidville lainnya. Dan masih banyak kegilaan Suidward yang berawal dengan mencemooh Spongebob dan Patrick.

Kesimpulannya adalah sebuah quote "Jangan jadi seperti Squidward yang 'sepertinya' tidak pernah melakukan 'hal konyol' atau 'hal gila' dimasa mudanya, dan saat dia melakukan 'hal itu' saat dewasa dan merasa 'mengasyikkan', dia melakukannya terlalu over". Jadi lebih baik pernah 'nakal' di saat muda bukan dari pada masih berniat nakal saat tua? Bukan berarti nakal lebih baik dari tidak nakal, tapi intinya adalah nikmatilah hidup selagi muda, jika waktu muda lupa cara menikmati hidup, saat tua jangan jadi BOCAH TUA NAKAL atau malah jadi ALAY. Tambahan dari teman-teman: Dari Afghan Elbana, "Spend your youth time wisely". Dari Arif Abdurahman, "Hidup itu harus optimis, jangan pake cara pandang Squidward yang jarang sekali optimis".

Note: Artikel ini ditulis sebagai pembelaan diri karena aku pernah 'nakal' dimasa lalu (masa muda). Artikel ini merujuk pada sebuah status di Facebook olehku sendiri tertanggal 25 Februari 2013.

Jangan Seperti Squidward
Itulah quote yang bisa diambil dari Squidward



Sumber Referensi
Gambar Spongebob Squarepants: spongebob.wikia.com
Spongebob Squarepants dan teori 7 deadly sins: www.banbanpret.com/2013/07/teori-teori-gila-...


22 Responses to "Sebuah Pembelaan Untuk Masa Lalu: Jangan Seperti Squidward"

  1. Intinya, spend your youth time wisely, nice review brother :)

    Btw, gue seneng banget tuh episode Just One Bite, soalnya banyak bahas soal Krabby Patty di sisi teknisnya, selalu gue tonton pas sambil makan, jadi rasanya berasa lebih enak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyap dari pada nanti waktu udah tua malah kekanak-kanakan lagi.

      Hapus
    2. Yes, eh btw udah lihat soal spongebob yang ini belum? : http://www.banbanpret.com/2013/06/spongebob-red-mist-episode-yang-hilang.html

      Hapus
    3. Belum bro, soalnya paling males liat yang disturbing violance gitu.

      Hapus
  2. yap kalo kita orang dewasa pasti lah bisa mengambil pesan apa yang disampaikan film ini kepada si penonton nya
    memang episode ini si squid sampai bikin benteng tinggi ampe dibiarin nonton tv sama kedua tetangga nya yaitu spongebob sama patrik :d

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenernya agak bingung juga, ini sebenernya acara buat anak-anak atau bukan sih? Parental Guidance yak.

      Hapus
  3. nice review adit!!
    Tiap Pagi dan Sore aq selalu nonton spongebob di Global TV :)
    #masakanak2kurangbahagia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan masa kanak-kanak kurang bahagia kali fas, emang gak ada acara lain yang bagus. Lagian belum tentu juga anak-anak ngerti Spongebob...
      Thanks loh fas dah mau mampir terus, dan gak jadi silent reader seperti biasa :D

      Hapus
  4. apapun fakta-fakta tentang spongebob, gue bakalan tetep suka nnton:3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahhahaha sama. Tapi rada males kalo udah liat ketololan patrick yang udah keterlaluan.

      Hapus
  5. Hidup itu harus optimis. Jangan pake cara pandang Squidwardian View.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow nice... ditambahkan deh buat quotenya Squidward :D

      Hapus
  6. Yang lebih baik itu, masa muda gak nakal, masa tuanya pun ngga. Good people banget tuh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Susah nyari yang seperti itu zaman sekarang hahahaha. Tapi bukan berarti gak ada kok :)

      Hapus
  7. 7 dosa mematikan? -___- gue malah baru sadar hehe
    nice review broh :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama broh saya juga baru tau baru-baru ini kok :)

      Hapus
  8. gua juga pernah nemu ntah dimana, yang bahas 7 deadly sins. tapi gak penting juga sih menurut gua teori begitu. yang penting ada hiburan pagi-pagi sebelum kuliah. daripada pagi-pagi disuguhi acara goyangan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Kaskus banyak bro, hahaha sama gue juga gak peduli yang penting tonton, yang penting hepi. Tapi gue pikir gak ada salahnya juga mencari suatu alasan, dari pada kita nanti sudah nyaman tapi ternyata itu bisa merubah mind set kita kan bahaya.

      Hapus
  9. Kalau setiap karakter itu diartiin 7 dosa gw baru tau ka :D nice info, dan qoutenya yang gw translet diotak gw. adalah gila dimasa muda lebih baik dari pada gila dimasa tua. malu bro udah punya anak kalau udah tua :p, visit balik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gue juga baru tau. Ahahaha bukan niat ngajari buat nakal di waktu muda loh, wajar kok nakal waktu muda tapi kalo udah tua masih nakal ya berarti kurang ajar hahahaha.

      Hapus
  10. Wuidih detail banget nih, sampai sifat-sifatnya dibahas juga :D
    7 Sifat dosa, mengerikan :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahahahaha bukan untuk menakut-nakuti tapi untuk direnungkan dan diusahakan tidak meniru sifat mereka.

      Hapus