Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Melatih Anak Tidur Sendiri di Kamar Pribadinya

melatih-anak-tidur-sendiri-di-kamar-pribadinya
Anak Tidur Sendiri - Sebenarnya rencana ini sudah lama kami canangkan, saat umur anak kami genap 3 tahun. Namun selalu mundur dengan banyak pertimbangan, mulai dari bimbang harus mendesain kamar anak seperti apa, perekonomian yang masih acak-acakan dan yang paling besar adalah rasa malas untuk memulai.

Sedikit cerita flashback, beberapa bulan lalu kami berencana membelikan tenda mainan untuk anak kami. Namun kami tidak menemukan model dan ukuran tenda yang sesuai dengan keinginan (serta budget), kami memutuskan untuk membuatkan rumah-rumahan yang terbuat dari kardus bekas, yang harga pembuatannya sebenarnya seharga dengan membeli sebuah tenda di online shop. Pembuatannya pun memakan waktu beberapa hari.

Setelah rumah kecil itu jadi, anak kami, Alzi, senang sekali. Saking senengnya dia sering sekali minta tidur disana. Berawal tidur siang, lama-lama tidur malam pun ingin tidur disana. Padahal rumah kecil tersebut kami letakkan diluar kamar tempat kami bertiga biasa tidur. Dari sini muncul ide untuk me-redecorate kamar Almarhuhumah Umi yang sudah lama tidak ditempati, menjadi kamar Alzi.

Untuk ide tersebut, kami segera mencari tips dan trik agar Alzi mau tidur sendiri di kamar yang telah kami siapkan nanti. Kami merangkum ada 8 hal yang perlu kami lakukan untuk melatih anak tidur sendiri di kamar pribadinya.
  1. Menciptakan suasana kamar yang nyaman dan menyenangkan
  2. Melibatkan anak saat menata kamar barunya
  3. Melakukan secara perlahan, bertahap dan tanpa paksaan
  4. Dimulai dengan membiasakan anak tidur siang dikamarnya
  5. Menemani anak sampai dia tertidur pulas
  6. Jika anak takut, atasi rasa takutnya. Hindari cerita-cerita seram dan selalu puji keberaniannya
  7. Secara bertahap mengurangi kehadiran kita di kamar tidurnya
  8. Lakukan secara tegas dan konsisten
Kami coba semua tips yang ada. Kami coba menciptakan suasana kamarnya senyaman dan semenyenangkan mungkin. Bahkan untuk motif wallsticker yang akan kami gunakan, kami meminta Alzi sendiri yang memilihnya. Diapun juga ikut andil dalam pemasangan wallsticker dikamarnya. Sangat semangat dengan suasana kamar barunya.

Tapi ternyata, kenyataan tidak semudah membaca artikel. Sulit sekali dalam pengaplikasiannya. Terutama poin, "Lakukan secara tegas dan konsisten". Berat sekali. Mungkin ada tips lain untuk melatih anak tidur sendiri di kamar pribadinya? Monggo kita saling berbagi.

2 komentar untuk "Melatih Anak Tidur Sendiri di Kamar Pribadinya"

  1. Kalau ingat yang besar masih takut tidur sendiri dan masih sama ibunya aja kayak ga bisa tidur kalau ga sama ibunya. Kadang kalau tidur sendiri masih juga manggil ibunya. Memang harus dilatih sejak dini, terima kasih sharingnya!

    BalasHapus