Jatuh Cinta Butuh Alasan Karena Cinta Tanpa Alasan Adalah Kebohongan


Jatuh Cinta Butuh Alasan - "Loving you is easy cause you're beautiful. Making love with you is all I want to do. Loving you is more than just a dream come true. Everything that I do is out of loving you", sebuah lirik lagu yang dinyanyikan oleh seorang penyanyi wanita asal Amerika, Minnie Riperton. "Mencintaimu adalah hal mudah karena kau cantik". Mencintai seseorang itu sangat mudah jika dia sesuai dengan apa yang kita harapan, sesuai selera kita. Entah itu wajahnya, atitudenya, otaknya, agamanya atau apapun yang dia miliki.

Banyak motivator kawakan mengatakan "Bahwa cinta tidak butuh alasan, karena cinta akan hadir begitu saja". Menurut saya hal itu adalah sebuah kebohongan dan kebodohan besar. Karena bagi saya, cinta itu butuh alasan. Butuh!!

Bagaimana mungkin sesuatu akan hadir tanpa alasan? Dalam agama kita pun diajarkan untuk mencari pasangan dengan tiga kriteria yaitu, yang beragama dan menjalankannya, keturunan yang subur (mempunyai keturunan yang sehat), dan yang masih perawan[1].
"Janganlah kamu menikahi perempuan itu karena kecantikannya, mungkin kecantikan itu akan membawa kerusakan bagi mereka sendiri. Dan janganlah kamu menikahi mereka karena mengharap harta mereka, mungkin hartanya itu akan menyebabkan mereka sombong, tetapi nikahilah mereka dengan dasar agamanya. Dan sesungguhnya hamba sahaya yang hitam lebih baik, asal dia beragama." (HR. Baihaqi)
Menurut saya, cinta haruslah menggunakan alasan jelas. Entah itu karena kecantikannya, agamanya, kecerdasannya atau apapun darinya. Pasangan saya sering bertanya, "Kenapa kamu begitu mencintaiku?", saya pun selalu menjawab enteng, "Karena kamu cantik".

Dia pun bertanya lagi, "Lalu jika aku tidak cantik, apakah kamu akan mencintaiku?".

"Tentu saja tidak. Aku akan sulit mencintaimu jika kamu tidak cantik, tapi kalau kita memang berjodoh aku pasti akan mencintaimu karena alasan lain. Agamamu bagus, kamu supel, humble, cerdas dan rajin bisa saja salah satu dari itu membuatku jatuh cinta ke kamu. Tapi bukan kah hal yang wajar jika seorang pria memilih wanita yang dianggapnya cantik? Pria bodoh mana yang tidak menyukai wanita cantik?", jawab saya.

"Iya juga sih ya, lalu jika sekarang aku cantik dan nanti aku akan menua dan menjadi keriput dan jelek, apakah kamu masih mencintaiku", tanya dia penasaran.

"Bukankah sudah aku katakan tadi, sayang. Kamu itu tidak hanya cantik. Kamu itu sholihah, cerdas, rajin, supel, humble. Jika nanti kamu tidak cantik lagi, aku masih bisa mencintaimu dengan alasan yang lain yang ada dalam dirimu", jawab saya.

Cinta memang butuh alasan, tapi saat alasan itu hilang bukan berarti cinta itu akan hilang beserta alasan tersebut. Saya yakin, manusia hanya butuh satu alasan untuk jatuh cinta, kemudian memiliki seribu alasan untuk mempertahankan cinta tersebut. Proses mempertahankan alasan dan mencari alasan untuk jatuh cinta itu baru namanya cinta sejati.

Tapi apakah cinta dengan alasan bisa dikatakan cinta yang tulus? Entahlah. Hanya Tuhan yang bisa meniliai sebuah ketulusan, bukan manusia. Namun percayalah saat seseorang mengatakan, "Aku cinta padamu tanpa alasan apapun", itu adalah kebohongan besar.




Sumber:
gambar: http://cinta.love/tanda-jatuh-cinta-di-pandangan-pertama
[1]H. Sulaiman Rasjid, Fiqh Islam (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 1994), hlm 379.




0 Response to "Jatuh Cinta Butuh Alasan Karena Cinta Tanpa Alasan Adalah Kebohongan"

Posting Komentar