Antara InsyaaAllah atau InshaaAllah?

InshaAllah atau InsyaAllah
InshaAllah atau InsyaAllah ya?
Antara InsyaaAllah atau InshaaAllah? - Memiliki seorang teman dekat wanita yang sholihah membuat saya merasa menjadi orang yang paling beruntung. Tidak hanya cantik sekali, dia juga cerdas. Dengannya saya bisa mendiskusikan segala masalah hidup, baik sedih ataupun senang, masalah agama bahkan masalah yang "tabu" sekalipun. Suatu hari saya bertanya, "Neng yang bener itu kita menulis insya Allah atau insha Allah?".

"Emmm... sepertinya insya Allah deh, karena seingatku menggunakan syin", jawabnya. Lalu kami melanjutkan oborlan asyik lainnya. Beberapa hari setelah obrolan tersebut, dia bertanya, "Sudah mengaji belum hari ini?".

"Hehehehe... Sudah lama aku gak ngaji neng", jawabku.

"Ayo mengajilah... Katanya mau jadi imam kan? Coba deh kamu buka Al Baqoroh ayat 70, kemarin aku ngaji baru sampai sana. Disana ada jawaban atas pertanyaanmu kemarin", ujarnya.

"Pertanyaan yang mana ya neng?", tanyaku penasaran.

"Itu lho pertanyaan soal insya Allah atau insha Allah. Ternyata aku benar, yang benar insyaa Allah. Karena menggunakan syin, dan syin-nya panjang", jawabnya.

Dengan masih penasaran saya kembali bertanya, "Tapi emang bener syin ya bukan shin?".

"Kamu ini waktu kecil ngaji di masjid kan? Atau kamu lupa? Dari kecil aku diajarkan Ustadz guruku mengaji cara bacanya syin bukan shin. Ada juga shod tapi hurufnya jelas berbeda bukan?", ungkapnya. Hampir tanpa menarik nafas dia pun menjelaskan, "Seperti cara membaca syair, isya, Aisyah, syari'at, syawal, musyawarah, dan masih banyak kata lainnya".

Ya tentu waktu kecil saya mengaji dan saya masih mengingat jelas cara membaca dan menulisnya adalah syin atau sya. Tapi yang mengganjal dalam benak saya, kenapa banyak orang yang menuliskan insha Allah?

Transliterasi Hijaiyah
Setelah berseluncur di internet, saya akhirnya menemukan penjelasan, yang insyaa Allah mendekati benar, Ustadz Felix Siauw di felixsiauw.com perihal penulisan insyaa Allah ini. Menurut Ustadz Felix ini hanya terletak pada cara transliterasi penulisan saja. Karena memang Bahasa Indonesia berbeda dengan Bahasa Arab. Kalau dalam Bahasa Inggris, ش diartikan dengan "Sha" sedangkan dalam Bahasa Indonesia diartikan dengan "Sya".

Jadi إن شاء الله dalam transliterasi Bahasa Indonesia dibaca insyaa Allah. Mau menulis inshaa Allah atau in shaa Allah pun juga tidak merubah arti yaitu jika Allah mengehendaki. "Jadi kalo kita nulis pake “InsyaAllah”, atau “In Syaa Allah”, atau “In Shaa Allah” bacanya sama aja dan artinya sama aja, yaitu 'bila Allah menghendaki', jadi nggak ada arti lainnya. Yang paling bagus, ya udah, nulis dan ngomong pake bahasa Arab aja sekalian, lebih aman hehe..", tutur Ustadz Felix.




2 Responses to "Antara InsyaaAllah atau InshaaAllah?"

  1. wuah saya juga sering bingung, kok orang2 banyak yg nulis Insha Allah. Padahal waktu ngaji dulu tulisannya Insya Allah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaaa... begitulah... pada pengen kekinian kali ya hehehehe...

      Hapus