Selasa, 15 Mei 2012

Buku Fisika Kelas 1 SMP: Teori Dasar Sifat-Sifat Zat


Zat tersusun dari partikel-partikel yang disebut molekul. Molekul terbentuk dari beberapa atom. Molekul adalah bagian terkecil dari suatu zat yang masih mempunyai sifat zat itu. Molekul di dalam zat selalu bergerak sehingga memiliki energi. Sedangkan zat sendiri didefinisikan sebagai segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang. Maksud dari menempati ruang disini adalah memiliki volume. Zat secara umum dibagi menjadi tiga antara lain zat padat, zat gas dan zat cair. Tetapi karena didunianya ini sebenarnya pembagian tersebut tidak cukup untuk menggolongkan macam-macam zat.

Zat Padat
Benda dikatakan termasuk zat padat bila memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Jarak antar partikelnya sangat rapat
  2. Gaya tarik antar partikelnya sangat kuat
  3. Bentuknya tetap
  4. Volumenya tetap
  5. Karena gaya tarik antar partikel pada zat padat sangat kuat maka bentuk zat padat cenderung tetap bila tidak ada gaya atau reaksinya yang mempengaruhinya. Contoh zat padat adalah batu, kayu, besi dll.

Zat Cair
Benda dikatakan termasuk zat cair bila memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Jarak antar partikelnya agak renggang
  2. Gaya tarik antar partikelnya agak kuat
  3. Volumenya tetap
  4. Bentuknya berubah
  5. Bentuk permukaan benda cair yang tenang selalu datar
  6. Benda cair mengalir ke tempat yang lebih rendah
  7. Benda cair menekan ke segala arah
  8. Benda cair meresap melalui celah-celah kecil.
  9. Gaya tarik antar partikel zat cair agak kuat artinya lebih lemah dibanding dengan gaya tarik pada partikel zat padat. Agak lemahnya gaya tarik ini mengakibatkan bentuk zat cair dapat berubah-ubah sesuai dengan tempatnya (wadahnya).

Zat Gas
Benda dikatakan termasuk zat gas bila memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Jarak antar partikelnya sangat renggang
  2. Gaya tarik antar partikelnya sangat lemah
  3. Volumenya berubah
  4. Bentuknya berubah
  5. Dapat kita rasakan tapi tak dapat kita lihat
  6. Menekan kesegala arah
  7. Lemahnya gaya tarik menarik antar partikel pada zat gas menyababkan bentuk dan volume zat gas selalu berubah sesuai dengan ruang yang ditempatinya. Yang menjadi ciri khas suatu zat sehinggaa dapat membedakan dari satu zat dengan zat lain adalah massa jenis.

Kita sudah tau bagaimana ciri-ciri benda padat, cair, dan gas. Benda-benda tersebut bisa mengalami perubahan wujud. Perubahan wujud yang akan kita bahas adalah perubahan wujud yang dapat kembali yang antara lain adalah mencair (melebur), membeku, menguap, mengembun, dan menyublim.



Mencair (Melebur)
Pernahkan kamu minum es sirup atau es teh? Coba perhatikan baik-baik! Mengapa es dalam sirup lamakelamaan berubah menjadi air? Pernahkah kamu memasak dengan menggunakan mentega? Mengapa mentega berubah menjadi cair saat berada di penggorengan? Es dan mentega berubah wujud dari padat menjadi cair karena adanya kenaikan suhu (panas). Peristiwa perubahan zat padat menjadi zat cair dinamakan mencair atau melebur.

Membeku
Perubahan wujud benda cair menjadi benda padat disebut membeku. Es adalah wujud air dalam bentuk padat. Air dapat membeku jika mengalami penurunan suhu yang sangat dingin. Puncak gunung yang tinggi selalu diselimuti oleh salju. Salju tersebut adalah uap air yang membeku. Apakah nama alat rumah tangga yang dapat mengubah air menjadi es? Dapatkah kamu membuat es?


 
Menguap
Pernahkan kamu merebus air di dalam cerek (ketel)? Jika pernah, bagaimanakah jika air dalam cerek tersebut dipanaskan terus-menerus? Air dalam cerek (ketel) lama-kelamaan akan habis. Ke manakah uap air panas yang keluar dari mulut cerek (ketel) itu? Uap air panas yang keluar dari mulut cerek tersebut berada di udara, hanya saja mata kita tidak mampu untuk melihat titik-titik uap air yang berada di udara. Peristiwa berubahnya zat cair menjadi gas disebut penguapan. Penguapan terjadi jika ada kenaikan suhu yang besar. Ada empat cara untuk mempercepat terjadinya penguapan, yaitu memanaskan, memperluas permukaan, meniupkan udara di atas permukaan, dan mengurangi tekanan di atas permukaan. Prinsip penguapan dapat digunakan sebagai dasar membuat mesin pendingin, seperti lemari es dan AC.

Mengembun
Mengembun adalah peristiwa perubahan wujud gas menjadi cair. Jadi, mengembun merupakan kebalikan dari menguap. Pada waktu gas mengembun, gas melepaskan kalor. Pernahkan kamu membuat minuman dingin, seperti es teh atau es jeruk? Bila kamu amati, bagian luar gelas tempat kamu membuat es teh atau es jeruk menjadi basah. Mengapa? Karena uap air dalam udara yang menyentuh gelas mengembun. Hal ini disebabkan suhu gelas lebih rendah daripada suhu uap air di sekitar gelas.

Menyublim 
Menyublim adalah peristiwa perubahan zat padat menjadi gas atau sebaliknya. Untuk membedakannya, kamu bisa menggunakan istilah melenyap dan mengkristal. Melenyap adalah peristiwa perubahan wujud padat menjadi gas. Mengkristal adalah perubahan wujud gas menjadi padat. Contoh melenyap dan mengkristal adalah kapur barus ataupun kamfer.

Barrakallahu minna wa minkum.


Sumber:
Drs. Supriyanto, MM, dkk. 1998. Keterampilan Elektronika Untuk SLTP. Jakarta: PT Rakaditu.
http://www.crayonpedia.org/mw/SIFAT_DAN_PERUBAHAN_WUJUD_BENDA_4.1_BUDI_WAHYONO 


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tulisan terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar