Kehidupan Sosial Pecandu Game Online

 
Sebenernya ini adalah makalahku yang diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) Kelas U Tahun Ajaran 2010/2011 Universitas Jember Dosen Pengampu: Dr. Edy Mulyadi, M. M. Judul aslinya sih manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial: “DAMPAK kecanduan bermain GAME ONLINE terhadap KEHIDUPAN SOSIAL remaja”Tapi ini merupakan pengalaman pribadiku dan beberapa temanku bermain game online. Dan disini akan terpampang banyak sekali alasan para pemain game (termasuk saya dulu) melupakan esensi game yang untuk menghilangkan stres, malah game juga bisa  menambah stress. Silahkan menyimak dan semoga bisa dinikmati dan bermanfaat bagi kita semua :)

Pendahuluan
Teman, keluarga, kawan adalah relasi bagi kita dalam menjalani proses berkehidupan kita, artinya mereka sengaja diciptakan oleh Tuhan untuk memudahkan segala langkah dan gerak kita dalam menjalani hidup. Dengan kata lain, mereka ada karena kita dan untuk kita. Mereka di sekeliling kita lah yang selalu dan selalu meneriaki kita terpuruk, memberi support di saat kita bertarung di sebuah lapangan kehidupan yang skenarionya telah diatur oleh Sang Pencipta.

Sebagai individu yang hidup dalam bermasyarakat, hal yang berhubungan langsung adalah lingkungan, dimana menurut banyak orang, lingkungan adalah instrument kehidupan yang sangat mempengaruhi proses metamorfosis kita. Apakah kita akan mampu bermetamorfosis sempurna atau akan selalu menjadi kepompong yang tidak mampu berbuat apa-apa, atau mungkin kita akan mempunyai sayap yang akan kita gunakan untuk terbang itu tergantung proses adaptasi dan bentukan dari lingkungan.

Meningkatnya penggunaan komputer dan internet menjadi kebutuhan sehari-hari, mengakibatkan potensi penggunaan secara berlebihan dan bahkan dapat berubah menjadi ketergantungan. Salah satu bentuk kecanduan yang ditimbulkan oleh penggunaan internet adalah internet game online/internet game atau biasa dikenal juga dengan online game, yaitu permainan yang dimainkan secara online melalui internet. Perbedaan jenis game online dan game lainnya, terletak pada beberapa hal. Seperti pada game online ini bisa dimainkan oleh banyak orang dari tempat yang berbeda-beda di seluruh dunia dalam waktu yang sama. Sementara untuk game non online, untuk memainkannya, para pemain harus berada di satu tempat dalam waktu yang sama pula. Bahkan tak jarang ada penggemar game online yang tingkat kesukaan bermainnya sudah berada dalam taraf kecanduan. Sehingga mereka lebih senang menghabiskan waktunya untuk berada di depan komputer dan bermain game daripada mengerjakan aktivitas lainnya.

Pembahasan

Sekarang ini bisnis warnet yang menyajikan permainan game online sedang merambak. Dan peminat game online semakin meningkat dari tahun – ketahun. Jadi tak heran jika hampir disetiap pinggir jalan jantung kota dapat kita temui beberapa tempat warnet yang menyediakan fasilitas internet untuk browsing maupun game online. Dibeberapa tempat didapati para kalangan pelajar yang selalu datang untuk menghabiskan waktunya bermain game online dan terdapat juga beberapa pelajar yang tidak masuk sekolah (bolos) hanya demi bermain game online entah apa yang ada dibenak mereka hingga lebih memilih bermain game online dibandingkan belajar disekolah (untungnya aku dulu waktu sekolah gak pernah bolos cuma demi game online, tapi waktu kuliah sering hahahah). Apa yang dilakukan pelajar tersebut terkadang tidak sepengetahuan orang tua, orang tua pun hanya mengetahui anaknya berangkat ke sekolah untuk belajar tetapi terkadang hal itu bisa berkata lain. Seharusnya para orang tua harus lebih memperhatikan lagi anak-anak mereka dan memberi penjelasan kepada mereka agar manfaatkan waktu sekolah untuk belajar karena masih banyak diluar sana yang tidak bisa merasakan bangku pendidikan karena terbentur oleh faktor ekonomi. Tidak hanya para siswa saja, namun para siswi pun memainkan game online. Mereka tidak merasa minder ataupun malu bermain di warnet walaupun mayoritas yang bermain pada warnet tersebut adalah para laki–laki. Bagi mereka bukan lah sebuah masalah kareba mereka juga sama-sama bayar bermain di sana. Pada dasarnya penggemar game online tidak mengenal usia dan gender.

Tak jarang penggemar game online yang tingkat kesukaan bermainnya sudah berada dalam taraf kecanduan. Sehingga mereka lebih senang menghabiskan waktunya untuk berada di depan komputer dan bermain game daripada mengerjakan aktivitas lainnya. Gejala dari kecanduan bermain game online adalah preoccupation yang berarti seseorang mengalami ketagihan, terlalu tenggelam/menikmati permainan tersebut hingga menjadi pemarah, tidak teratur dalam hal-hal keseharian serta dapat membicarakan permainan tersebut sepanjang harinya. Downplaying computer use, gejala yang menampilkan seseorang menghabiskan waktu berjam-jam untuk di depan komputer untuk bermain game online, bahkan sering kali berbohong untuk dapat bermain. Terus bermain meskipun sudah tidak menikmati lagi. Lack of control, yaitu seseorang tidak dapat mengendalikan lamanya bermain, walaupun pada awalnya hanya ingin bermain selama 15-20 menit namun akan ada perpanjangan waktu hingga beberapa jam berlalu. Loss of time adalah seseorang kehilangan waktu produktifnya yang digunakan untuk bermain. Waktu produkrif adalah waktu seseorang yang seharusnya dapat berkarya, bekerja secara maksimal. Negative impact on other areas of life adalah seseorang yang aspek kehidupannya terganggu karena game online, seperti nilai pelajaran yang turun, kebersihan pribadi yang terganggu dengan memilih bermain daripada mandi. 

Hiding from negative or uncomfortable feelings or situations adalah gejala yang menampilkan seseorang bermain sebagai pelarian dari perasaan, situasi yang dihadapinya. Defensiveness adalah gejala seseorang yang mempertahankan perilaku bermainnya walaupun telah mendapatkan teguran. Pertahanan yang dilakukan dapat berupa pembelaan, argumentasi. Misuse of money, yaitu seseorang menggunakan uang untuk keperluan permainan seperti meningkatkan kapasitas komputer ataupun untuk pergi ke warung internet sehingga menghabiskan uang yang seharusnya untuk kebutuhan lainnya. Mixed feelings adalah gejala yang menampilkan perasaan bahagia seseorang karena bermain seperti kemenangan ataupun naik level, namun ada juga perasaan bersalah, kecewa karena biaya yang keluar dan waktu yang terbuang. Perasaan ini juga dapat membuat seseorang menyatu dengan karakter pemain yang ada sehingga membuat pemain menjadi merasa kesal ketika kalah yang dapat dicurahkan kepada orang lain dalam kehidupan nyatanya.

Hal yang perlu diketahui apakah yang membuat remaja kecanduan bermain game online. Ada beberapa alasan seperti remaja dapat menampilkan pribadi yang berbeda daripada kenyataannya. Remaja yang pasif dapat menampilkan pribadi yang aktif dalam karakter yang dimainkannya pada game online, remaja yang pemalu dapat lebih leluasa mengungkapkan apa saja dalam game online dengan resiko yang lebih kecil dibandingkan dalam dunia nyata. Resiko pada dunia nyata dapat berupa penolakkan langsung, sedangkan pada dunia maya identitas asli dapat disamarkan sehingga penolakkan tidak berakibat langsung. Remaja yang merasa tidak berkuasa, tidak banyak teman, tidak populer, tidak superior dapat menjadi penguasa, populer, dan banyak teman dengan cara memainkan tokoh permainan yang hebat dan berkuasa sehingga tidak sedikit yang berusaha untuk membeli karakter, senjata dalam permainan untuk menjadi yang ”terhebat”. 

Kecanduan juga terjadi karena adanya skor tertinggi ataupun kenaikan level dalam permainan sehingga remaja ketagihan untuk mencoba lagi, selain itu adanya hubungan antara pemain membuat remaja pasif / terhambat dalam bergaul mampu menjadi orang lain sehingga banyak teman. Adanya peperangan dan imajinasi tiga dimensi yang kreatif menjadi salah satu penyebab kecanduan. Penyebab lainnya adalah kurangnya self control sehingga remaja kurang dapat mengendalikan, mengontrol waktu bermain dengan kegiatan lainnya. Remaja menggunakan game online untuk melarikan diri dari masalah ataupun kondisi yang sedang dialaminya seperti keributan dalam keluarga, masalah sekolah seperti masalah akademik dan masalah dengan teman ataupun guru.

Game online dapat dilihat sebagai tanda apa yang sesungguhnya dibutuhkan remaja. Remaja yang kecanduan dapat terlihat sebagai remaja yang menyukai tantangan, remaja yang mengalami hambatan dalam sosialisasi, remaja yang baik dalam visual ataupun imajinasi, remaja yang kurang dalam kontrol diri, ataupun remaja yang lari dari masalah. Setelah itu tergantung bagaimana kita menanggapi dan mengatasinya.

Sebagai makluk sosial, manusia perlu berinteraksi dengan manusia lainya, dalam bermain game online kita dapat berinteraksi langsung dengan pemain dari tempat lain dalam waktu yang bersamaan. Dengan begitu, kita dapat menambah teman baik dari dunia maya ataupun dunia nyata, bahkan kalo kita mau, kita juga bisa mendapat pasangan hati (pacar). Namun bermain game online yang berlebihan dapat menimbulkan dampak buruk secara sosial, psikis, dan fisik.

Dampak negatif dari kecanduan bermain game online secara sosial adalah hubungan dengan teman, keluarga jadi renggang karena waktu bersama mereka menjadi jauh berkurang. Pergaulan kita hanya di game online saja, sehingga membuat para pecandu game online jadi terisolir dari teman-teman dan lingkungan pergaulan nyata. Tapi ini justru bisa menjadi dampak positif bagi orang yang bisa membagi waktunya, yaitu bisa menambah teman. Ketrampilan sosial berkurang, sehingga semakin merasa sulit berhubungan dengan orang lain, perilaku jadi kasar dan agresif karena terpengaruh oleh apa yang kita lihat dan mainkan di game online.

Dampak negatif dari kecanduan bermain game online secara psikis adalah pikiran kita jadi terus menerus memikirkan game yang sedang kita mainkan. Kita jadi sulit konsentrasi terhadap studi, pekerjaan, sering bolos atau menghindari pekerjaan. Membuat kita jadi cuek, acuh tak acuh, kurang peduli terhadap hal-hal yang terjadi di sekeliling kita. Melakukan apa pun demi bisa bermain game, seperti berbohong, mencuri uang, dll. Terbiasa hanya berinteraksi satu arah dengan komputer membuat kita jadi tertutup, sulit mengekspresikan diri ketika berada di lingkungan nyata.

Dampak negatif dari kecanduan bermain game online secara fisik adalah terkena paparan cahaya radiasi komputer dapat merusak saraf mata dan otak. Kesehatan jantung menurun akibat bergadang 24 jam bermain game online. Ginjal dan lambung juga terpengaruh akibat banyak duduk, kurang minum, lupa makan karena keasyikan main. Berat badan menurun karena lupa makan, atau bisa juga bertambah karena banyak ngemil dan kurang olahraga. Mudah lelah ketika melakukan aktivitas fisik, kesehatan tubuh menurun akibat kurang olahraga. Yang paling parah adalah dapat mengakibatkan kematian.

Dari sekian banyak dampak negatif dari kecanduan bermain game online, terdapat dampak positifnya (bagi yang bisa mengambil hikmah dari game online lebih baik), yaitu dapat menguasai komputer lebih lanjut. Dengan bermain game online secara langsung dapat mengerti bahasa Inggris yang dipergunakan pada game yang dimainkan dan tak jarang juga harus mengartikan sendiri kata-kata yang tidak diketahui. Dari game online ini dapat menambah teman mereka walaupun hanya didunia nyata maupun maya. Bagi yang telah mempunyai ID dari salah satu game online yang dimainka telah jadi (lever tertinggi) atau memiliki barang yang langka dalam game tersebut (rare item), dapat dinjual kepada orang lain dan akhirnya mendapatkan uang dari hasil tersebut.

Unsur yang paling penting untuk menyembuhkan para pecandu game online adalah niat, kebulatan tekad dan kontrol diri untuk dapat terlepas dari kecanduan bermain game online dan kembali menata kehidupan yang terganggu akibat kecanduan itu. Setelah ada niat, kita pun perlu mengakui bahwa kita tidak berdaya melawan keingian untuk bermain dan mengakui bahwa hidup kita jadi tidak terarah dan tidak teratur akibat game online itu. Berdoa, minta pertolongan dan kekuatan Tuhan untuk dapat lepas dari kecanduan ini. Buatlah daftar alasan mengapa ingin menghentikan kecanduan game on-line. Kita dapat bertanya ke keluarga atau teman dekat untuk membantu kita melengkapi daftar itu. Tempelkan daftar ini di tempat yang mudah dilihat oleh kita untuk membantu menguatkan komitmen kita. Buatlah rencana kapan kita mau berhenti sepenuhnya. Kontrol diri sangat penting dalam hal ini. Kurangi secara bertahap frekuensi bermain game online. Tuliskan keuntungan yang dirasakan selama mengurangi dan membatasi bermain game online. Ketika kita kembali bermain tanpa mengenal batas waktu setelah kita berhasil berhenti bermain, bukan berarti rencana kita gagal. Hal itu wajar terjadi. Yang terpenting adalah kita belajar dari pengalaman kita agar hal itu tidak terjadi lagi.

Agar kita bisa menghadapi secara positif kecanduan kita terhadap game online, kita harus mengenal tanda-tanda kecanduan game online itu. Diatas sudah aku sebutkan, tapi lebih ringkasnya adalah sebagai berikut:

  • Terlalu tenggelam/menikmati permainan tersebut dapat membicarakan permainan tersebut sepanjang harinya.
  • Menghabiskan waktu berjam-jam untuk di depan komputer untuk bermain game online, bahkan sering kali berbohong untuk dapat bermain.
  • Terus bermain meskipun sudah tidak menikmati lagi.
  • Kehidupannya terganggu karena game online, seperti nilai pelajaran yang turun, kebersihan pribadi yang terganggu dengan memilih bermain daripada mandi.
  • Bermain sebagai pelarian dari perasaan, situasi yang dihadapinya.
  • mempertahankan perilaku bermainnya walaupun telah mendapatkan teguran.
  • Menghabiskan uang yang seharusnya untuk kebutuhan lainnya.
  • Ketika kalah, kekesalan dicurahkan kepada orang lain dalam kehidupan nyatanya.

Sekedar saran saja sebenernya, kecanduan game online juga bisa berdampak positif bagi kita yang bisa berfikir positif, seperti:

  • Dapat menguasai komputer lebih lanjut.
  • Dengan bermain game online secara langsung dapat mengerti bahasa Inggris yang dipergunakan pada game yang dimainkan.
  • Dari game online ini dapat menambah teman di dunia maya, tapi jangan sampai lupa sama teman di dunia nyata kita.
  • Bagi yang telah mempunyai ID dari salah satu game online yang dimainkan telah jadi (level tertinggi) atau memiliki barang yang langka dalam game tersebut (rare item), dapat dinjual kepada orang lain dan akhirnya mendapatkan uang dari hasil tersebut.

Yah... banyak sisi negatif dan positifnya. Tapi yang jelas dengan perkembangan jaman di dunia Internet (gak cuma game online), jangan sampai internet menjadikan kita dekat dengan orang-orang yang jauh dan bahkan menambah teman tapi malah membuat jauh dengan orang-orang disekitar kita yang terdekat dan bahkan mengurangi teman disekitar kita.

Barrakallahu minna wa minkum.





0 Response to "Kehidupan Sosial Pecandu Game Online"

Posting Komentar