Ntah sejak kapan aku gemar bermain dengan kucing.

source gambar: http://gambarkucingimut.blogspot.com/2011/10/gambar-tiga-anak-kucing-yang-manis-dan.html
Post ini sebenernya sedikit terinspirasi dari blognya Gigi Chibi (http://kucingbrutal.blogspot.com/). Bukan dari salah satu post di sana, tapi nama blognya lucu "kucingbrutal" hahahaha.

hmm... kalo dipikir-pikir sejak kapan ya aku suka sama kucing? ntahlah, tapi memang dari kecil aku suka kucing. Ibu dari mamaku (nenekku) dan ibu dari papaku (nenekku) juga suka kucing. Mereka memelihara suka memelihara kucing (sekarang sudah pada mati), jadi dari kecil aku sudah bermain dengan kucing. Meski aku suka kucing, tapi aku tak pernah boleh memelihara kucing, karena aku tak punya lahan rumah yang cukup besar untuk tambahan anggota keluarga hahahaha.

 

Video diatas diambil waktu lebaran dirumah nenek 2 tahun lalu. Sekarang kucingnya sudah gak ada, dibuang sama om hahaha... malang banget nasibmu cing...
Kucing sohibku, Fasqi, yang "katanya" sudah dibuang :(
Kucing di dunia ini ada dua, ada kucing besar ada kucing kecil. Kucing besar biasanya merujuk pada jenis harimau, macan, atau singa, sedangkan kucing kecil adalah kucing yang kecil, bisa kucing jalanan, kucing rumahan atau kucing peliharaan..

Kalo kata om wikipedia, kucing telah berbaru dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6000 tahun sebelum masehi. Orang Mesir Kuno dari 3500 sebelum masehi sudah menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari lumbung yang menyimpan hasil panen.

Dan masih kata om wikipedia, saat ini, kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Meski termasuk hewan karnivora, kucing rumahan, yang memiliki nama ilmiah felis silvestris catus, tapi ukurannya yang kecil, kucing tidak begitu berbahaya bagi manusia. Tapi jangan senang dulu kawan, kucing juga dapat menularkan banyak penyakit berhaya jika tidak dirawat dan dijaga kebersihannya. Selain dapat menularkan penyakit rabies, kucing juga dapat menyebarkan penyakit toxoplasma.

Lho katanya aman, tapi kok bisa nyebarin penyakit toxoplasma? emang toxoplasma itu apa? gak semua kucing nyebarin penyakit toxoplasma kok kawan, itu cuma utuk kucing-kucing yang tidak dijaga kebersihan dan kesehatannya oleh si pemiliknya dan hanya kucing yang tertular saja yang menjadi sumber penular. Sedangkan toxoplasma adalah sejenis parasit yang hidup di usus kucing. Maka parasitnya berpotensi menulari lewat tinja kucing. Karena tinja kucing berceceran di sekitar rumah, bisa jadi parasit juga berpotensi tersebar di sekitar permukaan tanah, lantai, dan pekarangan rumah. Parasit juga melekat pada bulu, mulut, dan wadah bekas makan kucing. Untuk itu jaga kebersihan bulu kucing sama tempat makanannya, karena itu kucing perlu dimandiin secara rutin, tapi jangan terlalu sering juga sih, karena kucing takut dan gak suka air hahahaha. Dan perlu diwaspadai kawan, bukan hanya kucing. Bisa juga anjing, kambing, sapi, kerbau, atau hewan apa saja yang tertular parasit ini. Biasanya hewan yang merumput. Kambing dan kerbau mendapatkannya setelah makan rumput yang sudah tercemar parasit ini. Kotoran kucing yang berceceran terbawa kaki kucing ke rumput yang kemudian dimakan kambing atau hewan pemakan rumput lainnya.
Meskipun orang-orang yang terinfeksi dengan toxoplasma seringkali tidak sadar mempunyai penyakit ini, gejala-gejala yang khas dari toxo adalah gejala-gejala seperti flu termasuk pembengkakan nodul-nodul limfa dan nyeri-nyeri otot dan nyeri-nyeri yang berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Jika sistim imun anda normal, anda tidak dapat memperoleh infeksi lagi. Tahunya berpenyakit, dari pemeriksaan darah di laboratorium, kedapatan positif toxoplasma. Menurut sumber-sumber yang sudah ku baca, Ocular toxoplasmosis, yang merusak mata-mata, dapat menjurus pada penglihatan yang berkurang, penglihata yang kabur, nyeri (seringkali dengan cahaya yang silau), kemerahan mata, dan adakalanya keluar air mata. Sedangkan pada kaum hawa, parasit ini menimbulkan masalah bila sedang hamil. Kehamilan dengan toxoplasma berakibat anak cacat dalam kandungan, dan bisa menyebabkan anak mati, maka sebaiknya tidak hamil dulu kalo positif toxoplasma.
Agar tidak tertular penyakit ini, caranya mudah, jaga kebersihan lingkungan terutama kebersihan kucing peliharaan kita.

lho kok semakin jauh melenceng postku dari judulku hahaha. Niatnya sih mau bahas soal sejak kapan dan kenapa aku suka kucing? Jawabannya gampang sih, karena tak bisa dipungkiri kucing itu lucu, jinak, dan manja dan jangan lupa kalo mata kucing itu indah sekali. Kalo gak percaya bisa liat video yang ada diatas hehehehe...

Barakallahu minna waminkum.


0 Response to "Ntah sejak kapan aku gemar bermain dengan kucing."

Posting Komentar