Ujian Datang Dari Allah



Robbi yassir wala tu'assir.
"Wahai tuhanku permudahkanlah dan janganlah kau susahkan".

Ya muqallibal qulub, tsabbit qolbi 'ala dinika wa 'ala tho'atika.
"Wahai Dzat Yang Maha Membolakbalikkan hati manusia, tetapkan hati ini untuk selalu dalam agamaMu dan dalam ketaatan kepada-Mu".
Hampir 23 tahun hidupku didunia, dan hampir selama itupun hidupku hanya berbuat maksiat. Sholat dan ibadahku hanya saat aku berada dalam masalah (semoga Allah mengampuniku).

Saat SMP, saat-saat remajaku, saat mulai terlepas bebas dari pengawasan guru aku mulai mengenal buku dan majalah porno. Bukan diajarkan oleh temanku tapi aku mencuri sebuah buku dari seorang temanku. Akupun kepergok ibu dan dimarahin habis-habisan sampai dilaporin ke BP. Akupun mulai rajin sholat lagi agar tak ada lagi amarah dari guru dan orang tuaku. Namun itupun tak lama, karena aku mulai meninggalkan sholat lagi. Terlepas dari buku porno, aku mulai kecanduan bermain game playstation, banyak uang yang kugunakan baik yang halal atau yang haram. Uang saku dari ortu habis, entah bagaimana caranya aku harus mendapatkan uang agar aku dapat bermain PS, ntah itu uang buku, uang SPP bulanan atau uang yang aku curi dari keluargaku.

Waktupun berlalu, teknologi game pun berkembang. Memasuki awal kelas 2 SMP aku mulai kecanduan game multiplayer baik offline atau pun online, dan sampai sekarang akupun susah untuk mengendalikan niatan untuk kembali bermain game. Tapi buatku, susah bukan berarti tidak bisa.

Banyak uang yang sudah kugunakan, sampai tiap ahir semester aku pasti kebingungan untuk membayar uang SPP yang sudah kugunakan untuk bermain game, karna jika tidak dibayar aku tak bisa mengikuti ujian semester. Akupun teringat akan janji Allah, barang siapa yang meminta kepada-Nya pasti akan mendapat apa yang dibutuhkan. Akupun mulai rajin sholat tahajud, sholat duha, puasa senin-kamis, sholat 5 waktu. Alhamdulillah aku diberi jalan keluar, aku pun bisa bayar uang SPP yang hilang.

Bahkan aku masi ingat betul saat kelas 1 SMA, uang SPPku habis kugunakan untuk main game online, yang awalnya aku malas untuk sholat lagi-lagi di ahir semester aku rajin sholat 5 waktu dan sholat sunnah, tapi aku hampir putus asa karena tak ada jalan keluar. Tanpa sengaja aku membaca buku tuntunan sholat lengkap. Aku baca, dan baru mengerti sholat tasbih, sholat yang disunnahkan 1 kali dalam seumur hidup atau 1 kali dalam 1 dasawarsa atau 1 kali dalam sewindu atau 1 kali dalam 1 tahun atau 1 kali dalam sebulan, aku kerjakan setiap malam. Dan lagi, Alhamdulillah aku diberi jalan keluar, tak hanya dapat membayar SPPku yang hilang, tapi aku juga dapat beli komputer Pentium 3.

Hal seperti itu terus terulang, aku hanya teringat kepada Allah hanya saat aku berada dalam masalah. Namun ahirnya aku sadar setelah mendengar ceramah dari Ustadz Yusuf Mansur di ANTV dan Ustadz Muhamad Nur Maulana di TransTV,
"orang yang lupa kepada Allah saja bisa sukses, orang yang ingat kepada Allah saat dia ada masalah saja bisa sukses, apa lagi kita yang rajin meminta kepada-Nya, menjalani perintahnya dan menjauhi larangannya?"
alhamdulillah aku pun mengerti dan mulai membangun kembali imanku yang luluh lantak sejajar dengan tanah. Kesadaranku berawal dari kesetresanku mencari judul skripsi, aku meminta petunjuk Allah, dan Alhamdulillah aku mendapat petunjuk sebuah judul skripsi, "PERANCANGAN PENGENDALI ARAH HORISONTAL WAJAN BOLIK MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK MENDAPATKAN SINYAL WI-FI YANG OPTIMAL". Aku coba untuk mengerjakannya sembari memohon kepada Allah "Ya Allah jika judul skripsi ini berjodoh denganku maka lancarkanlah aku mengerjakannya, jika tidak maka berilah aku petunjuk dan waktu agar aku dapat menyusun judul baru", seperti diberi hidayah Allah, jalanku menuju seminar judul awalku terasa berat, dan seorang sahabatku, sahabat yang ku kenal sejak kelas 1 SMP sampai sekarang, Prio Sastro, memberiku sebuah ide penelitian, bukan ide baru tapi menurutku layak untuk diajukan sebagai judul skripsi. Namun aku bertekat aku tak akan mengajukan judul ini sebelum mencoba penelitian ini. Sedikit demi sedikit ku coba namun apa daya danaku tak mencukupi aku pun memohon lagi kepada-Nya, "Ya Allah berilah aku rezeki agar aku lancar mengerjakan skripsiku". Lagi-lagi Allah mengabulkan do'aku, bulekku menawarkanku sebuah pekerjaan, sebuah posisi sebagai teknisi maintenance di CV Karunia Asri, PT ICON+ Servpo V. Kerjanya pun tidak begitu berat, aku bekerja saat ada laporan gangguan dari pelanggan atau dari pusat. Selebihnya aku santai, bisa tidur dan makan sesukaku, bisa bermain komputer dan yang paling utama bisa meneruskan mengerjakan skripsiku. Tapi aku harus stanby di basecamp selama 24 jam.

Alhamdulillah kerja atau pun tidak aku digaji, dan teman-teman disini pun baik.

Buatku selain anugrah dari Allah, pekerjaan ini juga merupakan ujian dari Allah. Apakah aku mampu bertahan bekerja disini dan terus rajin beribadah kepada-Nya? Aku pasti bisa, aku pasti akan selalu beribadah kepada-Nya karena aku teringat akan janjinya, "barang siapa yang meminta kepada Allah maka akan diberikan jalan dan barang siapa selalu ingat kepada Allah maka surga baginya".

Barrokallahu minna waminkum.


0 Response to "Ujian Datang Dari Allah"

Posting Komentar